Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu, Bawaslu Sumatera Barat Audiensi Dengan Kapolda Sumbar

Bawaslu Provinsi Sumatera Barat lakukan audiensi dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H., Selasa (03/11/2026)

Bawaslu Provinsi Sumatera Barat lakukan audiensi dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H., Selasa (03/11/2026)

sumbar.bawaslu.go.id || Padang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sumatera Barat melakukan audiensi dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H., Selasa (03/11/2026). Audiensi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergi antarlembaga guna mempersiapkan serta mengawal pelaksanaan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) ke depan agar berlangsung aman, tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Provinsi Sumatera Barat untuk membangun hubungan kelembagaan yang semakin solid dengan jajaran Kepolisian, khususnya dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan yang berpotensi muncul selama penyelenggaraan tahapan Pemilu. Sinergi antara lembaga pengawas Pemilu dan aparat penegak hukum dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan situasi yang kondusif, menjaga stabilitas keamanan, serta memastikan proses demokrasi berjalan secara demokratis dan berintegritas.

Audiensi Bawaslu Provinsi Sumatera Barat dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Vifner dan Muhamad Khadafi, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Rinaldi Aulia, Kepala Bagian Pengawasan, Fadhlul Hanif, Kepala Bagian Administrasi, Mafral, serta jajaran staf sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan kesiapan menghadapi tahapan Pemilu mendatang. Pembahasan diarahkan pada penguatan koordinasi kelembagaan, peningkatan komunikasi antarlembaga, serta upaya membangun langkah-langkah antisipatif terhadap berbagai potensi kerawanan yang dapat mengganggu kelancaran penyelenggaraan Pemilu.

Bawaslu dan Kepolisian memiliki peran serta kewenangan masing-masing dalam mendukung terselenggaranya Pemilu yang demokratis. Bawaslu menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh tahapan Pemilu, termasuk melakukan pencegahan dan penanganan pelanggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, Kepolisian memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta melakukan penegakan hukum sesuai dengan kewenangannya. Oleh karena itu, koordinasi yang terbangun secara baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga.

Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa membangun sinergi dengan Kepolisian merupakan bagian penting dari upaya Bawaslu dalam mempersiapkan pengawasan tahapan Pemilu ke depan. Menurutnya, pengawasan Pemilu tidak hanya membutuhkan kesiapan internal kelembagaan, tetapi juga dukungan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk aparat keamanan.

Alni menegaskan bahwa komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang berkesinambungan akan membantu kedua lembaga dalam menyamakan persepsi, mengidentifikasi potensi kerawanan, serta menentukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi jalannya tahapan Pemilu.

audensi

“Sinergi dan koordinasi dengan Polda Sumatera Barat sangat penting dalam menghadapi tahapan Pemilu ke depan. Dengan komunikasi yang baik dan koordinasi yang intensif, kita berharap seluruh tahapan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai regulasi,” ujar Alni.

Lebih lanjut, penguatan hubungan kelembagaan ini diharapkan tidak hanya terbangun ketika tahapan Pemilu berlangsung, tetapi juga dapat dilakukan secara berkelanjutan melalui komunikasi dan koordinasi dalam berbagai aspek persiapan pengawasan. Dengan demikian, apabila ditemukan potensi persoalan atau kerawanan di tengah masyarakat, masing-masing lembaga dapat menjalankan tugas dan kewenangannya secara tepat, profesional, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H., menyampaikan kesiapan jajaran Polda Sumatera Barat untuk terus membangun koordinasi dan komunikasi dengan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat. Dukungan dan sinergi antarlembaga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan tahapan Pemilu.

Kapolda Sumatera Barat menyambut baik upaya penguatan komunikasi kelembagaan tersebut. Koordinasi yang terjalin diharapkan dapat menjadi landasan bagi kerja sama yang semakin baik antara Bawaslu dan Kepolisian, terutama dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun persoalan yang dapat muncul selama proses penyelenggaraan Pemilu.

audensi

Kesiapan jajaran Kepolisian dalam membangun koordinasi dengan Bawaslu juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap terciptanya iklim demokrasi yang aman dan kondusif di Sumatera Barat. Melalui komunikasi yang terarah, diharapkan berbagai potensi kerawanan dapat diantisipasi sedini mungkin sehingga tidak berkembang menjadi persoalan yang dapat menghambat tahapan Pemilu.

Dalam konteks pengawasan Pemilu, langkah pencegahan menjadi salah satu aspek yang tidak kalah penting dibandingkan dengan penanganan pelanggaran. Upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk penyelenggara Pemilu, aparat keamanan, pemerintah daerah, peserta Pemilu, serta masyarakat. Karena itu, kolaborasi antarlembaga diharapkan mampu memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga integritas proses demokrasi.

Bawaslu Provinsi Sumatera Barat memandang bahwa keberhasilan pelaksanaan Pemilu bukan hanya ditentukan oleh kesiapan teknis penyelenggaraan, tetapi juga oleh terciptanya situasi keamanan yang mendukung, kepatuhan terhadap regulasi, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi. Dengan adanya koordinasi yang kuat bersama Polda Sumatera Barat, berbagai tantangan dalam pelaksanaan tahapan Pemilu diharapkan dapat dihadapi melalui langkah-langkah yang terukur dan sesuai dengan kewenangan masing-masing lembaga.

Audiensi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Hubungan kelembagaan yang harmonis antara Bawaslu dan Kepolisian diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap terciptanya penyelenggaraan Pemilu yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip keadilan, transparansi, profesionalitas, serta integritas.

audensi

Melalui pertemuan tersebut, Bawaslu Provinsi Sumatera Barat berharap sinergi dengan Polda Sumatera Barat dapat terus ditingkatkan dan diwujudkan dalam koordinasi yang konkret serta berkesinambungan. Komitmen bersama ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap tahapan Pemilu dapat berjalan sesuai dengan koridor hukum dan prinsip-prinsip demokrasi.

Dengan terbangunnya komunikasi dan kerja sama yang semakin kuat antara Bawaslu Provinsi Sumatera Barat dan Polda Sumatera Barat, diharapkan pelaksanaan tahapan Pemilu ke depan di wilayah Sumatera Barat dapat berlangsung dalam suasana yang aman, damai, tertib, dan kondusif. Pada akhirnya, seluruh upaya tersebut bermuara pada satu tujuan bersama, yakni mewujudkan proses demokrasi yang berkualitas, berintegritas, serta mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Pemilu.

 

***

Penulis & Editor : Udhe

Foto : Humas Bawaslu Provinsi Sumatera Barat

Tag
#pemilu #pilkada #sumbar #sumaterabarat #bawaslu #kpu #Pengawasan #kawalhakpilih #konsolidasi #sumaterabarat #bawasluri #cegahawastindak #bawasluberkolaborasi #AyoAwasiBersama #RakyatAwasiPemilu #KawalHakPilih
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Saran dan Pengaduan Masyarakat right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Saran dan Pengaduan Masyarakat right-circle