Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi, Optimisme terhadap masa depan Demokrasi Indonesia tetap harus dijaga

Konsolidasi demokrasi bersama aktivis dan akademisi, Mabruri Tanjung, Selasa. 19/05

Konsolidasi demokrasi bersama aktivis dan akademisi, Mabruri Tanjung, Selasa. 19/05

sumbar.bawaslu.go.id || PADANG - Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Barat (Bawaslu Sumbar) melaksanakan konsolidasi demokrasi bersama aktivis dan akademisi, Mabruri Tanjung, dalam rangka memperkuat pemahaman publik terkait perkembangan demokrasi pasca reformasi dan bahaya politik uang terhadap kualitas demokrasi di Indonesia, Selasa. 19/05

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Sumbar Alni, Anggota Bawaslu Sumbar Muhamad Khadafi, Kepala Bagian Pengawasan Fadhlul Hanif, serta Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Eriyanti. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas dinamika demokrasi Indonesia, penguatan pengawasan pemilu, serta peran generasi muda dalam menjaga masa depan demokrasi.

Dalam pemaparannya, Mabruri Tanjung menjelaskan bahwa demokrasi Indonesia mengalami perubahan yang sangat besar sejak reformasi tahun 1998. Ruang kebebasan berpendapat dan partisipasi publik semakin terbuka, termasuk dalam proses politik dan penyelenggaraan pemilu. Kehadiran lembaga pengawasan seperti Bawaslu juga dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.

Ia menilai bahwa sistem demokrasi Indonesia menunjukkan tren yang semakin positif dari waktu ke waktu, terlihat dari perkembangan sistem pemilu sejak tahun 1999, 2004, hingga 2009. Partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi juga semakin meningkat. Namun demikian, tantangan besar seperti politik uang masih menjadi ancaman serius yang dapat merusak substansi demokrasi.

Menurutnya, politik uang tidak hanya mencederai proses pemilu, tetapi juga melahirkan wakil rakyat yang tidak berkualitas dan berorientasi pada kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu. Oleh karena itu, pendidikan politik harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya kepada pemilih, tetapi juga kepada calon pemimpin dan peserta pemilu.

Rakor

Dalam diskusi juga disampaikan pentingnya penguatan kewenangan lembaga pengawas pemilu, termasuk Bawaslu, dalam melakukan penindakan terhadap praktik politik uang. Bahkan, muncul gagasan perlunya penguatan sanksi terhadap janji politik yang tidak ditepati sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan politik kepada masyarakat.

Mabruri Tanjung juga menyoroti berbagai wacana yang dinilai dapat mengancam demokrasi, seperti penunjukan kepala daerah dan pembatasan proses pemilihan hanya melalui mekanisme partai politik tertentu. Menurutnya, hal tersebut bertentangan dengan semangat reformasi dan dapat menjadi bentuk pengkhianatan terhadap demokrasi yang telah diperjuangkan masyarakat Indonesia.

Meski demikian, optimisme terhadap masa depan demokrasi Indonesia tetap harus dijaga selama ruang aspirasi masyarakat masih terbuka. Partisipasi publik yang luas dinilai menjadi kunci dalam menjaga dan memperkuat demokrasi di Indonesia.

Kepada generasi muda, Mabruri Tanjung berpesan agar tidak apatis terhadap politik dan kondisi bangsa. Generasi muda harus terlibat aktif dalam proses demokrasi, menjadi pemilih yang cerdas, serta berani menolak politik uang demi masa depan bangsa yang lebih baik.

Melalui konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus membangun ruang diskusi publik dan pendidikan politik guna memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya demokrasi yang bersih, jujur, dan berintegritas.

Rakor

 

***

Penulis : Fadhil

Editor : Udhe

Foto : Humas

Tag
#pemilu #pilkada #sumbar #sumaterabarat #bawaslu #kpu #Pengawasan #kawalhakpilih #konsolidasi #sumaterabarat #bawasluri #cegahawastindak #bawasluberkolaborasi #AyoAwasiBersama #RakyatAwasiPemilu #KawalHakPilih
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Saran dan Pengaduan Masyarakat right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Saran dan Pengaduan Masyarakat right-circle