Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu-JPS bahas peran strategis dalam memperkuat demokrasi partisipatif melalui keterbukaan informasi

Konsolidasi Demokrasi Bawaslu dengan Ketua JPS Sumbar Adrian Tuswandi

Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Sumatera Barat dengan Ketua JPS Sumbar Adrian Tuswandi, Senin. 08/06/2026

sumbar.bawaslu.go.id || Padang - Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Barat melaksanakan konsolidasi demokrasi terkait peran media dan keterbukaan informasi dalam memperkuat demokrasi partisipatif pada Senin, (08/06) di Kantor Bawaslu Sumbar. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Hukum, Humas, dan Datin Bawaslu Sumbar Roza Monina beserta staf sekretariat Bawaslu Sumbar bersama Ketua Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Adrian Tuswandi.

Diskusi konsolidasi demokrasi tersebut menyoroti posisi media sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Media dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk ruang diskusi publik, menyampaikan informasi kepada masyarakat, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi.

Dalam pembahasan tersebut, disampaikan bahwa hubungan antara media dan demokrasi saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk perkembangan arus informasi yang semakin cepat, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, hingga tantangan menjaga independensi media di tengah dinamika politik. Kondisi tersebut turut mempengaruhi pembentukan persepsi publik terhadap berbagai isu politik dan demokrasi.

Diskusi juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi dalam mendukung demokrasi yang sehat. Akses masyarakat terhadap informasi yang akurat dan berimbang dinilai menjadi faktor penting dalam membangun masyarakat yang kritis dan mampu mengambil keputusan secara rasional dalam proses demokrasi.

Selain membahas konteks lokal, diskusi turut menyinggung dinamika politik dan ekonomi global sebagai pembanding terhadap perkembangan demokrasi di berbagai negara. Perubahan global, perkembangan teknologi informasi, hingga transformasi pola komunikasi politik menjadi faktor yang turut mempengaruhi praktik demokrasi di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Pembahasan juga mengangkat isu pengaruh perusahaan besar dan perkembangan platform informasi terhadap ruang demokrasi. Konsentrasi pengaruh informasi pada aktor tertentu dinilai dapat mempengaruhi pembentukan opini publik sehingga diperlukan penguatan literasi media serta peningkatan kemampuan masyarakat dalam memilah informasi.

Dalam aspek sosial dan budaya, keterlibatan masyarakat dalam ruang diskusi publik dipandang sebagai bagian penting dalam menjaga demokrasi yang partisipatif. Media diharapkan tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga menjadi ruang edukasi publik yang mampu mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi.

Melalui konsolidasi demokrasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara media, masyarakat, dan penyelenggara Pemilu dalam memperkuat ekosistem demokrasi yang terbuka, partisipatif, dan berintegritas di Sumatera Barat.

 

***

Penulis : Fadhil

Editor : Udhe

Foto : Humas Bawaslu Sumbar

Tag
#pemilu #pilkada #sumbar #sumaterabarat #bawaslu #kpu #Pengawasan #kawalhakpilih #konsolidasi #sumaterabarat #bawasluri #cegahawastindak #bawasluberkolaborasi #AyoAwasiBersama #RakyatAwasiPemilu #KawalHakPilih
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Saran dan Pengaduan Masyarakat right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Saran dan Pengaduan Masyarakat right-circle