Sosialisasi Pengawasan Pemilu Tahun 2019

25 Maret 2019

Dalam kegiatan sosialisai yang diadakan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera barat yang langsung dibuka oleh Kordiv Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga, Vifner menyatakan peran aktif masyarakat harus ditunjang dengan pengetahuan terhadap pelaksanaan Pemilu itu sendiri, dimana masih rendahnya pengetahuan masyarakat menjadi faktor keengganan untuk ikut Berpartisipasi di dalam pelaksanaan Pemilihan, disinilah peran aktif Lembaga Pengawas dibutuhkan, selain fungsinya melakukan pengawasan juga berfungsi melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, yang bertujuan salah satunya meningkatkan Partisipasi Pemilih, selain juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengawasan.

Bawaslu Provinsi Sumatera Barat menyadari akan kebutuhan masyarakat tersebut, maka penting rasanya dilakukan sosialisasi pengawasan pemilu, terutama untuk organisasi kepemudaan dan pemilih pemula sebagai agen perubahan di tengah masyarakat dengan harapan semangat untuk ikut serta dan peduli dengan pelaksanaan dan pengawasan pemilu.

Secara umum, kerangka kerja pengawasan tetap dengan menekankan fokus pengawasan pada Aspek Pencegahan, disamping juga melakukan penindakan. dalam hal itu, pengawas pemilihan harus mampu menciptakan ruang-ruang yang eksklusif, dinamis dan praktis bagi masyarakat untuk dapat turut Berpartisipasi dan Bermitra dengan pengawas. sebab, Pengawas tidak akan mampu Memonitoring setiap keterlibatan masyarakat pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya pada seluruh bagian Penyelenggaraan Pemilu. di sinilah peran penting partisipasi masyarakat terutama organisasi kepemudaan dan pemilih pemula perlu didorong semaksimal mungkin. Dengan tujuan memperkuat Koordinasi antara Bawaslu Provinsi Sumatera Barat dengan Masyarakat terutama Organisasi Kepemudaan dan Pemilih Pemula dengan harapan munculnya partisipasi aktif secara bersama-sama melakukan pengawasan pelaksanaan pemilu tahun 2019 sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dengan sasaran kegiatan terwujudnya persamaan pandangan tentang tujuan-tujuan dalam pelaksanaan pemilihan umum untuk mewujudkan pemilihan yang demokratis dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keadilan, persamaan, keamaan dan keterbukaan serta mampu melahirkan iklim pemilihan yang sejuk, damai dan menggembirakan bagi semua pihak yang terlibat, terutama masyarakat/pemilih yang sebagai pemilik kedaulatan.

Informasi Publik

Regulasi

Agenda Bawaslu

Hubungi Kami

Sosialisasi Pengawasan Pemilu Tahun 2019

25 Maret 2019

Dalam kegiatan sosialisai yang diadakan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera barat yang langsung dibuka oleh Kordiv Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga, Vifner menyatakan peran aktif masyarakat harus ditunjang dengan pengetahuan terhadap pelaksanaan Pemilu itu sendiri, dimana masih rendahnya pengetahuan masyarakat menjadi faktor keengganan untuk ikut Berpartisipasi di dalam pelaksanaan Pemilihan, disinilah peran aktif Lembaga Pengawas dibutuhkan, selain fungsinya melakukan pengawasan juga berfungsi melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, yang bertujuan salah satunya meningkatkan Partisipasi Pemilih, selain juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengawasan.

Bawaslu Provinsi Sumatera Barat menyadari akan kebutuhan masyarakat tersebut, maka penting rasanya dilakukan sosialisasi pengawasan pemilu, terutama untuk organisasi kepemudaan dan pemilih pemula sebagai agen perubahan di tengah masyarakat dengan harapan semangat untuk ikut serta dan peduli dengan pelaksanaan dan pengawasan pemilu.

Secara umum, kerangka kerja pengawasan tetap dengan menekankan fokus pengawasan pada Aspek Pencegahan, disamping juga melakukan penindakan. dalam hal itu, pengawas pemilihan harus mampu menciptakan ruang-ruang yang eksklusif, dinamis dan praktis bagi masyarakat untuk dapat turut Berpartisipasi dan Bermitra dengan pengawas. sebab, Pengawas tidak akan mampu Memonitoring setiap keterlibatan masyarakat pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya pada seluruh bagian Penyelenggaraan Pemilu. di sinilah peran penting partisipasi masyarakat terutama organisasi kepemudaan dan pemilih pemula perlu didorong semaksimal mungkin. Dengan tujuan memperkuat Koordinasi antara Bawaslu Provinsi Sumatera Barat dengan Masyarakat terutama Organisasi Kepemudaan dan Pemilih Pemula dengan harapan munculnya partisipasi aktif secara bersama-sama melakukan pengawasan pelaksanaan pemilu tahun 2019 sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dengan sasaran kegiatan terwujudnya persamaan pandangan tentang tujuan-tujuan dalam pelaksanaan pemilihan umum untuk mewujudkan pemilihan yang demokratis dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keadilan, persamaan, keamaan dan keterbukaan serta mampu melahirkan iklim pemilihan yang sejuk, damai dan menggembirakan bagi semua pihak yang terlibat, terutama masyarakat/pemilih yang sebagai pemilik kedaulatan.

Buletin Bawaslu