Bawaslu Sumatera Barat Perkuat Literasi Demokrasi melalui Audiensi Kerja Sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
|
sumbar.bawaslu.go.id || Padang,– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sumatera Barat menggelar audiensi bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat dalam rangka membahas peluang kerja sama penguatan literasi demokrasi dan kepemiluan. Audiensi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas edukasi publik serta mendorong pengawasan partisipatif melalui pemanfaatan fasilitas dan program perpustakaan, Selasa. (20/01/2026)
Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Kepala Sekretariat, serta jajaran Kepala Bagian. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif sebagai ruang diskusi bersama untuk menyinergikan peran kedua lembaga dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Sumatera Barat.
Dalam audiensi ini, dibahas sejumlah poin penting, di antaranya penguatan literasi demokrasi dan kepemiluan melalui fasilitas dan program perpustakaan, pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat edukasi publik dan ruang literasi pengawasan partisipatif, serta peluang kolaborasi kegiatan antara Bawaslu Sumbar dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumbar.
Bawaslu Sumatera Barat mendorong agar perpustakaan tidak hanya menjadi pusat baca, tetapi juga bertransformasi sebagai ruang diskusi demokrasi yang inklusif bagi masyarakat. Beberapa bentuk kolaborasi yang diusulkan meliputi pembentukan pojok literasi pemilu, penyelenggaraan diskusi publik, bedah buku kepemiluan dan demokrasi, serta kelas literasi demokrasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Melalui audiensi ini, Bawaslu Provinsi Sumatera Barat berharap terbangun kerja sama yang berkelanjutan dan berdampak nyata dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang demokrasi, kepemiluan, dan pentingnya peran serta publik dalam pengawasan pemilu.
Bawaslu Sumbar berkomitmen untuk terus memperluas jejaring kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mewujudkan pemilu yang berintegritas, partisipatif, dan berkeadilan.
***
Penulis : Udhe
Foto : Fadil